Minggu, 26 Agustus 2012

APA (?)

Sosoknya yang begitu membekas dipikiran saya. Sungguh sangat mengguhan hati ini sebagai motivasi kehidupan. Sejak lama kami saling mengenal, namun apakah dirinya masih mengingatku?

>> Jawabku: ku rasa tidak
Perbedaan usia kami cukup jauh, semua itu tak aku pedulikan  kau masih mengenalku atau tidak, yang jelas disini aku masih mengenalmu dan masih tetap menjadikanmu seorang motivator hidup ini.

Beberapa tahun yang lalu kepergianmu ke negeri orang untuk menuntut ilmu, suatu hal yang membanggakan bagi aku sebagi penonton kehidupanmu. Dan kepulanganmu beberapa bulan ini menjadi sebuah harapan penonton kehidupanmu seperti aku ini, dan hari ini kaupun akan kembali lagi ke negeri orang, untuk melanjutkan cita-citamu.
Mungkin bukan aku saja yang menjadikanmu sebagai motivator hidupku, melaikan banya orang lain yang tidak kamu kenal namun ia mengenalmu.


Entah apa yang aku rasa sesungguhnya ? Aku sendiri merasa bingung dengan perasaan ini, apakah aku mengagumimu sebagai motivator ataukah lebih? Kalaupun lebih, disini aku merasa tak pantas untukmu, namun aku juga berharap Allah memberikan perasaan kagum kepadamu untukku Aamiin.

Mungkin santri lain banyak yang memberikan kenang-kenangan untukmu, banyak yang mengajak foto bareng sebagai kenangan, namun hanya doa yang dapat aku panjatkan atas kepergianmu, semoga bisa selamat sampai tujuan, semoga niat baikmu di berkahi Allah, dan semoga dikepulanganmu nanti kita dipertemukan kembali dalam keadaan kita yang lebih baik. Pandanganmu di malam itu masih ku ingat, semoga kaupun sama Aamiin.

Untukmu ikhwan berkalung sorban

0 komentar:

Posting Komentar