Jumat, 27 April 2012

Doa Perpisahan

Pertemuan kita disuatu hari

Menitikkan ukhuwah yang sejati
Bersyukurku kehadap ILLAHI
Di atas jalinan yang suci

Namun kini perpisahan yang terjadi
Dugaan yang menimpa diri
Bersabarlah di atas suratan
Ku tetap pergi jua

Kan ku utus salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Allah bantulah hamba-Mu

Mencari hidayah dari pada-Mu
Dalam mendidik kesabaranku
Ya Allah tabahkan hati hamba-Mu
Di atas perpisahan ini

"Teman betapa pilunya hantiku
Menghadapi perpisahan ini
Pahit manis perjuangan
Telah kita rasakan bersama
Semoga Allah meridhoi
Persahabatan dan perpisahan ini
Teruskan perjuangan"

Kan ku utus salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Allah bantulah hamba-Mu

Senyuman yang tersirat dibibirmu
Menjadi ingatan setiap waktu
Tanda kemesraan bersimpul pada
Kenangku di dalam doamu
Semoga... Tuhan berkatimu
#Brothers


Doa Perpisahan, yaaa kenapa aku menuliskan lirik lagu itu, karena kenangan yang tersimpan dalam lagu itu untukku dan dirinya. Saat kami mendengarkan bersama lagu itu di dalam ruang kelas, awalnya aku berpikir dirinya tak menyukai lagu itu namun ternyata ia sangat menyukai lagu itu, bahkan aku sering mendengar saat ia bersamaku menyanyikan lagu itu. Awal ia meminta lagu itu dengan malu-malu, memintaku untuk menyimak dengan serius lagu itu, menintaku menyanyikannya. Yaaa ingin rasanya aku menyanyikan lagu itu saat perpisahan nanti untuk dirinya namun ku rasa tak mungkin, karena aku dalam proses menjauh darinya, tapi semoga ia mendengar bahwa aku menyanyikan lagu itu dalam hati untuknya. Selamat jalan Mr. Simple, semoga tetap istiqomah J

Rabu, 25 April 2012

Cinta Tanpa Batas

Sebuah tema yang diusung Kick Andy suatu episode. Dalam acara itu diundang perempuan-perempuan hebat yang bersuamikan mereka, orang-orang dengan ketidaksempurnaan fisik.


Ada Lela, seorang wanita cantik dengan segala kesempurnaan fisiknya, yang menikah dengan Priagung, seorang penderita tuna rungu. Priagung menderita tuna rungu sejak lahir, dan itu menyebabkan dia tidak dapat berkomunikasi selancar orang kebanyakan. Tidak ada keraguan bagi Lela untuk menerima lamaran Priagung meski dia tahu kondisi Priagung yang berbeda dengan orang lain. Mereka tidak pacaran. Hanya berinteraksi sekali waktu, saat Lela berkunjung ke rumah saudaranya.


“Saya ingin punya suami yang tidak nakal,” begitu kata Lela sambil tersenyum. Mereka hidup bahagia dan sudah dikaruniai seorang putra.

Ada kisah antara Jajang dan Maryati. Jajang, terpaksa harus hidup di atas kursi roda setelah kakinya mengalami kelumpuhan akibat peristiwa tabrak lari yang menimpanya. Jajang bekerja sebagai pegawai di RS Fatmawati. Dia bertemu dengan Maryati, seorang suster yang juga bekerja di tempat yang sama. Alkisah, mereka memutuskan untuk menikah, setelah sebelumnya Maryati sempat dihinggapi keragu-raguan mengenai pasangannya. Tapi setelah melaksanakan sholat istikharoh, dia pun akhirnya mantap bahwa Jajang adalah jodoh yang dipilihkan untuknya.

Mereka pun menikah, meski sempat tidak direstui oleh orang tua Maryati. Dan mereka membuktikan bahwa cinta memang tidak memandang fisik. Pernikahan mereka kini telah berusia 23 tahun, dan telah dikaruniai seorang putrid yang kini beranjak dewasa.

Lalu yang ketiga, ada kisah dari seorang tuna netra bernama Muhammad Fitra Salahudin dan seorang wanita cantik bernama Saidah Fauzi.


Fitra, adalah seorang pemuda yang sedang berusaha menghilangkan kebiasaan buruknya minum-minuman keras, ketika suatu waktu ia menghadiri pesta yang diadakan oleh boss dari pacarnya. Dalam pesta yang menyediakan minuman berlkohol itu, dia kembali menenggak minuman setan itu dan pulang dalam kondisi mabuk berat. Dia menyetir mobil sambil tidur dan tiba-tiba terbangun dalam kegelapan. Wajahnya perih karena tertusuk pecahan-pecahan kaca, bola matanya sebelah keluar, dan sebelah lagi pecah. Tapi nyawanya tertolong dan dia harus menjalani dua kali operasi dengan 150 jahitan. Setelah kejadian itu, dia ditinggalkan oleh pacarnya yang tidak bersedia menerima kondisi fisiknya.


Fitra yang sudah tuna netra ingin mencari istri. Saya ingin istri yang Islami, katanya. Dan dikenalkanlah dia dengan Saidah. Saidah sendirilah yang menawarkan diri kepada keluarganya ketika ada tawaran yang datang.

Pada akhirnya, dua orang itu pun dipertemukan untuk saling mengenal satu sama lain. Mereka berbicara selama dua jam. Dan di akhir percakapan yang hanya dua jam itu, Saidah bersedia menikah dengan Fitra. Ya, dalam waktu hanya dua jam dia bersedia dinikahi oleh seorang yang-dalam kacamata manusia-tidak sempurna.


Saidah yakin, bahwa keinginan Fitra untuk menikahinya berasal dari hati. Fitra tidak bisa melihat, darimana lagi kalau bukan dari hati keinginan itu ada?

“ Saya selalu minta untuk diberi suami yang tidak hanya melihat saya secara fisik. Dan Allah ternyata benar-benar memberi saya suami yang tidak bisa melihat. Dia mengabulkan permohonan saya..” Subhanallah….


Cinta memang tanpa batas. Cinta tidak memandang seseorang itu cantik atau tidak, tampan atau tidak, kaya atau tidak, dan lain sebagainya. Cinta hadir karena Allah telah menganugerahkan perasaan itu bersemayam di dalam hati., tidak peduli seberapa buruk fisik seseorang. Cinta itu menerima setiap kekurangan dan kelebihan. Cinta itu indah di hati, meski tidak indah di mata…..begitu kan?

cinta adalah sarana untuk memahami dua jiwa..
ia bukan kata yang datang dari bibir dan lidah
yang membawa hati bersama-sama..
tidak ada yang lebih besar dan suci daripada apa yang diucapkan mulut..
dia memancarkan jiwa kita,.
bisikkan untuk hati kita..
dan membawa keduanya bersama-sama..
(Kahlil Gibran)


^_^ Mencintai tanpa batas,, Mencintai Karena Allah

Aku, Kamu, Cinta dan Allah


Setelah shalat Shubuh aku langsung berpakaiann, tidak sepertii biasa nya, setelah shalat shubuh biasa nya aku tidurr lagi ~_~ tapii karena aku udah aktif kuliah, jadii haruss siap siap karena jarak rumah kekampus itu lumayan jauh, lumayan kalo di anter sama omm, eh ini naek angkot :( tapii ga apa apa, Khay is Strong girl hihihiih v^^

Buru buru ku bawa tas ke ruang tamu rumah dan ternyata disana sudah tersajii sarapan pagi yang dibuat sama tantee, dan buru buru ku habiskan dan aku berjalan cepatt menuju tempat angkutan umum yang biasa kunaiki setiap masa perkuliahn udah aktif....... selang beberapa menit akhir nya sampai juga di kampuss ku yang indah (Lebay) hmm
*dengan nafas yang ngos ngos an, maklumm kelas kuliah nya lantai 4 T.T udah gitu jauh dari gerbang masuk :(
lengkap sudah penderitaan hari ini pikir ku :)

Tak tik tuk tak tik tuk,

suara jam dinding mengisi suasana dalam kelas, akhir nya waktu nya istirahat pun tiba, sebenar nya udah mau siap siap ke mesjid untuk dhuzur, kebetulan 2 tman dekat ku lagi ndak bisa shalat, akhir nya kuputuskan untuk shalat sndiri, tak lama kemudian, tiba tiba hape Jelek ku berbunyi menandakan ada yang nelpon, dan ternyata yang nelpon ka Azmi, salah satu pimpinan keorganisasian yang kuikuti waktu itu dan menyuruh ku untuk menjumpai nya sebentar. akhir nya kuputuskan untuk menemuia kak azmi dulu baru dzuhur, Ternyata diruangan bukan hanya ada aku, tapii juga para anggota dan pimpinan yang laen, karena ingin membahas acara yang ingin kami garap dalam waktu dekat ini, ternyata rapat nya sampe 30 menitt lebih, hmmaku pun berjalan menelusurii tangga kampuss sendirii, capekk dalam pikiran ku hmmm

Semangatt khay ^^

Kulirik jam tangan ku, udah menunjukkan jam 2 kurang, dzuhur,, desah ku dalam dalam kecapean diriku duduk sejenakk di bangku kampus, kebetulan pada waktu itu dosen nya gag datang datang,ngbrol sebentar sama teman ku dan karena dosen nya lamaa bangett datang nya, kuputuskan untuk kemesjid karena amanah belom nisa lunasii

kuberanikan sendiri ke mesjid karena ke 2 teman ku lagi gag shalat (maklum wanita)
selesai berwudhu, kulangkahkan kaki ku memasuki mesjid, tiba tiba langkah terhentii seketika itu

yah, hanya 1 alasan, karena 1 ikhwan disana sedang melakukan shalat juga, sempat berpikir sejenak "masuk gag, masuk gag" bingung karena mesjid di kampus tidak ada hijab nya, tidak ada pembatas antara jama'ah ikhwan dan akhwat, tapii ku bulat kan niat karena Allah tapii dalam hatii sempat berpikir, kira kira sapa ikhwan itu ????

ku ambil shaaf palingg belakang disudut kanan, ternyata sampai aku selesai dzuhur, ikhwan itu pun belum juga pergii meninggalkan mesjid, dia lagi asyik membaca surat cinta Allah :) subhanallah suara nya buat aku merinding waktu itu, :(

Tuhan, aku jatuh cinta sama suara nya :(
sedikit melirik lirik, pengen skali melihat wajah nya, dan ternyata tak bisa, karena sampe aku keluar dan jalan meninggalkan mesjid pun, ikhwan nya tidak keluar keluar dari mesjid, mata kuliah pun berlangsung, tapii waktu itu ga konsen, ingin rasanya balek kemesjid dan melihat siapa kah ikhwan yang kulihat di mesjid itu ???
*berpikir keras

mata kuliah akhir nya selesai, Alhamdulilah desah ku,kulangkahkan kaki ku ke ruang organisasi yang ku geluti, ada sekita sampe 2 jam rapat akhir nya selesai dan aku memutuskan untuk pulang dan ashar di rumah aja, karena aku udah lelah dan ingin istirahat,

waktu melewati mesjid aku melirik kemesjid berharap menemukan ikhwan itu lagi di mesjid dan tertanya tidak ada dia disanah *tertunduk lemas aku pun pulanggg dengan wajah capekkk :(

Sepertii biasa sambill ngerjaii tugas sambilll buka fb, tiba tiba ada permintaan pertemanan dari seorang ikhwan dengan nick name "ikhwan Akhir jaman",, aku emang orang nya cuek bebek aja, semua yang minta pertemanan selalu aku konfirm tanpa melihat sapakah dia, apakah kenal dengan aku atau tidak,

beberapa detik setelah aku konfirm permintaan pertemanan nya nya, tiba tiba keluar 1 nama di ruang obrolan ku, dan tak laen dan tak bukan adalah dari 'ikhwan akhir jaman" yah sepertii biasa kebanyakan para ikhwan memulai percakapan di dunia maya

"Assalamualaykum warahamtullah wabaraktuh ukh"

"Wa'alaykumusalam warahamtullah wabaraktuh" tulisku smbari melirik blog yang sedang ku otak atik

"syukron jazakillah khairan ukhty nisa atas silahturahim ini"

"afwan, wa iyyaki akh, sama sama" jawabku sepertii biasa

tapii ada yang lain dari chat itu, yahh biasanya orang baru kalo mulai chat sama ku selalu tanya nama ku, tapii kenapa inii sudah tau namaku ?? padhal nama fb ku waktu itu bukan pasang nama tapii pasang kata kata indah hihihihih v^^

aku biarkan saja obrolan nya, tidak lama aku jawab chat itu tiba tiba datang lagi chat dari dia (Ikhwan akhir Jaman)

"gimana rencana pemberangkatan organisasi nya, waktu itu nama nya IMM (Ikatan mahasiswa Muhammadiyah)
"haaaaaaaaaaaaaaaaa,, aku terkejud, dari mana dia tau kegiatan ku ?

"afwan, antum sapa ?? apakah ana kenal dengan antum ?" balasku dengan rasa penasaran

Tidak lama setelah itu obrolan nya fulan Offline

Aaarrrgggggg

bawaan nya langsung marah, langsung aku inboks dia dengan menayakann siapa dia sebenar nya

1 jam berlalu dan tidak ada jawaban

Kuputuskan untuk melihat profil ny dan ternyata di dinding nya ada kiriman dinding dariii kak Muhammad Rizky, ketua BEM kami

Ya Allah, dia anak UMSU ??? (terkejutt)

benar benar dia telah membuat ku penasarann

Kudatangii ka Rizky ke kelas nya, dan ku tanya sama beliau tentang akun itu, dan dia mengatakan

"ohhh, itu Muhammad Ryan syahputra, anak PAI jurusan Dakwah smester 6 nisa""orang nya yang mana ka ?? " :O

"hmm, mungkin nisa dan akhwat akhwat yang laen tidak mengenali nya karena dia seorang ikhwan yang subhanallah ilmu agama nya benar benar bagus nis, selalu ada hijab antara ikhwan dan akhwat kalo sedang rapat, dia biasa nya sering nya di mesjid"

deggg,, aku langsung teringatt dengan ikhwan yang kutemui di mesjid kemaren,Ada pertanda apa ini ??

Wahai yang membolak balikkan hati, teguhkan hati kuu hanya PadaMu yaAllah :(

Terduduk tertegun sambil berpikir tentang dia, yah dia yang 2 hari ini mengusik hati dan pikiran ku, hmm segera kusadarkan diriku,
"untuk apa memikirkan orang yang tidak kita kenal" ini dunia kawan, penuh sandiwara, dan Allah lah sebaik baik yang harus kita ingat.

"Hamasah Hamasah Hamasah"sambil tersenyum ku ucapkan kata itu sampe 3 kalii,, :D :D Khay is strong girl (teringat bunda)

Waktu shalat ashar pun berkumandang, karena deadline dari IMM harus selesai, akhir nya sampe ashar pun aku belum pulang dari kampus, permisi sejenak sama ketua untuk ke mesjid, dan lagi lagiiiii

hanya ada akuu dan dia serta Allah :)

Selesai shalat, tak kutemukan lagii dia di depan ku, aku smpat melihat keseluruh bagian mesjid, tapii tak kutemui dirinya, kuputuskan untuk balek ke kantor organisasi, ketika aku memakai sepatuu ku di teras mesjid, aku di kejutkan dengan suara ikhwan yang menyapaku

"afwan nisa," dengan kepala menunduk kebawa

Segera kupalingkan wajahku melihat orang yang memanggilku

Kesan pertama saat memandangnya

"Subhanallah, Indahnya CiptaanMu ya Allah :)"

Iyah, jawabku singkat sembari memberikan senyuman padanya, tapii percuma, lahh dia nundukk lihatin keramiik mesjid"

iini sapu tangan kamu terjatuh kemarin waktu dzuhur" sambil menyodorkan sapu tangan kepadaku tapii ttep tertunduk

huhhhuhu

aku ambill sapu tangan itu dari tangan nya

"syukron" jawabku singkat
"afwan ukh" balasnya sembarii berlalu dari ku

kukejar dia, dan kuikuti dari belakang sambill mengajaknya mengobroll"

afwan, antum pemilik akun fb "ikhwan akhir jaman?""

na'am ukh, afwan kemaren sya tidak balas chat dari anti, karena pulsa modem ana habis waktu itu

"iya laa ba'sa akh"lumayan lama kamii jalan berdua,
tiba tiba

"afwan ukh, ana duluan yah, tidak enak dilihatin banyak orang"

"oia, silahkan"

hmmmm 1 doa untuk nya " Istiqomahkan dia dan berikan dia yang terbaik ya Allah :(

nisa jatuh cinta padanya kyk nya

hihihihiiihih

Setiap malam emang aku seringg OL, kulihat ruang chat fb ku, dan ternyata ada nama fb nya OL

kuberanikan diri untuk meyapa nya dan ternyata dia merespon nya, Alhamdulilah yah sesuatu banget :P

Akhir nya kami sering chatingg dan tidak hanya itu, ku beranikan diri meminta nomor hape nya pada teman nya, dan pada siang itu waktu dikampus ku beranikan diri untuk sms dia,

"Assalamualaykum Warahamtullah wabaraktuh kak rian" beberapa menit kemudian

"Wa'alaykumussalam warahamtullah wabaraktuh, afwan spa ini ?" balas nya

"ini nisa kak, anak akuntansi"

oo, ukh nisa ? na'am, ada apa ukh ??"

"tidak ada apa apa kka, hanya ingin smsan aja"

oia, afwan, anti tau nope ana dari mana ??" tanya nya

"dari teman kk, ka fahrul" jawabku

"oh, anti orang pertama akhwat yang mengetahui nope ku"

hmmmm, yah seprti ituu seteruss nyaa sampeee akhir nyaa 2 bulann kemudiaan kami jadi lebih sering ngbrol baik via fb ataupun smsan, bahkan sudah kuberanikan diriii untuk menelpon nya :( ya Allah, yah ngbrolin semua nya, baik organisasii kampuss ataupunn sekedarr share hoby, minat atau apapun :(


Hari berlalu, berganti, bahkan kamii jadi sering ketemu, alasan nya karena dia yang mencarikan aku tempat tarbiyah dan kebetulan dia salah satu pengajar disana, Ada perasaan aneh jika sehari saja tidak sms, telpon atau chatingg atau jumpa dengan nya,


ya Allah, ada apa dengan hatiku


Ya Allah ternyata aku jatuh cinta

Ternyata makin hari kami makin dekat, yah walau tidak dengan jumpa tatap muka, tapi via sms, telpon bahkan dia sudah berani memanggilku dengan sebutan Adek

hari berjalan dan waktu pun bergulir, tidak terasa sudah 3 bulan kami bersama. Tiba tiba entah siapa yang memberi tau, murabbi sekaligus murabbi nya ikhwan itu mengetahui kedekatan kami dan jauzati beliau memanggil aku untuk menghadapnya dirumahnya, tidak ada gambaran dalam benakku bahwa ummu akan menanyakan hal ini padaku

'Nisa," sapa ummu kepadaku"

na'am ummu," jawabku dengan senyum

"kamu kenal dengan Muhammad Ryan saputra" tanya ummu padaku dengan sorotan mata yang tajam kepadaku deg,

seketika itu juga jantung ku berdebar, sebisa mungkin aku menjaga gejolak jantung yang tiba tiba tidak bisa tenang sambil tunduk aku pun menjawab "na'am ummu, kebetulan nisa smaa akhi ryan 1 kampus tapii lain fakultas, ada apa ummu ?? "dengan sesekali memandang wajahnya yang teduh

"nisa anakku, kamu taukan hakikat pertemanan antara ikhwan dan akhwat ?? apalagi kalian adalah aktifis dakwah, sudah jelas kalian tau teori nya

Aku hanya mampu tertunduk dan ingin menangis saat itu juga

"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".

"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya"

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,

”anakku nisa sayang,

Dari mata turun ke hati

Jagalah Hati ini dan janganlah pandangan dari apa yang diharamkan untuk dipandang agar hati kita bercahaya
Menundukkan pandangan merupakan amalan yang utama
Jauhkanlah pandangan kita dari kemilau dunia hanya diperbudak keiniginan semata
Tahan pandangan ini meremehkan dari siapapun jua
Mata mengantarkan kepada keinginan seandainya keinginan ini diridhoi Allah maka menjadi penuntun amal sholeh kita akan tetapi keinginan itu maksiat kepada Allah maka jagalah pandangan.

Ya Allah saat itu juga aku menangis di pangkuan ummu Najh,
Memohon kepada Allah atas apa yang kulakukan dalam waktu yang panjang ini,
Kehidupan dunia melenakan ku.....
Astagfirullahku raih handphone ku dan ku sms akhi Ryan, meminta maaf kepadanya karena aku telah mengganggu keimanan nya,

keistiqomahan nya Benarlah pula bahwa " Sesungguhnya dunia ini manis dan indah, maka berhati hatilah terhadap dunia dan wanita karena fitnah yang pertama kali terjadi pada bani israil adalah wanita (HR. Muslim)

Tidak ada jawaban dari nya atas sms ku,

Waktu berlalu dan sejak kejadian peringatan dari murabbi ku, aku tidak pernah melihatnya lagi berkeliaran di mesjid ataupun dikampus,

ku coba carii tau melalui teman teman nya dan ternyata beliau pindah kota ke jakarta

Ada perasaan sedih, benci dan marah hari itu berkecamuk di hatiku, yah aku sedih, aku marah dan aku benci dia karena kenapa dia tidak memberi ku kabar akan kepergian nya kesana ??

Selepas pulang kampus buru buru aku naek angkot menuju rumah Murabbi ku dan menyakan hal ini kepada ummu dan abi dan ternyata ryan udah cerita kemereka tentang kepergian nya yang secara tiba tiba

"Nisa putri ku, setelah abi memberi nya nasehat sama sepertiii ketika ummu mu memberi nasehat kepadamu, ryan tunduk dan ternyata menangis, dia menangis karena telah mengganggu keistiqomahan keakhwatan mu, kata no pacaran in islam yang selalu kau kebyarkan di ladang dakwah kampus mu seakan tidak berlaku lagi bagi hidup mu, dan pergi adalah keputusan yang terbaik untuk nya" kata abi sambill memandang mataku tajam

Aku hanya mampu tertunduk dan terdiam, tidak pernah terpikir dalam benakku bahwa akan jadi sepertii ini.


“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”.

(An Nuur : 26)

Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri.

Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah.

Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita."

Dan detik ini aku lebih paham, kenapa dunia terlebih cinta tak pernah mengganggu keistiqomahan mereka :)

Kasih Sayang Allah Kepada Wanita Shalihah



Bismillahirrahmanirrahim..

Ini adalah kisah seorang wanita shalihah yang sangat takwa kepada Allah. Ia amat gemar berbuat kebajikan, tidak putus-putus mengingat Allah, tidak sudi keluar dari mulutnya kata-kata yang tak pantas. Bila disebut api neraka, ia lantas ketakutan luar biasa dan sangat cemas hatinya, ia angkat tangannya seraya memohon dengan penuh ketundukan agar terhindar darinya. Dan bila disebut surga, ia demikian bernafsu karena sangat menginginkannya, ia ulurkan kedua tangannya seraya berdoa dan bermunajat kepada Allah agar menjadikan dirinya termasuk penghuninya. Ia mencintai manusia dan mereka pun mencintainya. Ia begitu senang berada di tengah mereka, demikian pula dengan mereka terhadapnya.


Suatu ketika, tiba-tiba ia merasakan sakit yang luar biasa di pahanya, lalu ia cepat-cepat mengambil minyak, mengolesi dan mengurutnya. Ia juga mengompresnya dengan air hangat namun rasa sakit itu malah semakin bertambah.

Setelah pergi ke sana kemari untuk berobat di banyak rumah sakit dan berdasarkan petunjuk beberapa orang dokter, ia bersama suaminya akhirnya pergi ke London. Di sana, di sebuah rumah sakit megah, setelah dilakukan diagonosa secara detil, tim dokter menyimpulkan bahwa di dalam darah wanita shalihah ini terdapat pembusukan. Mereka lalu mencari sumbernya dan ternyata sumber rasa sakit itu ada di bagian paha. Para dokter pun memutuskan, wanita ini positif menderita kanker di pahanya. Itulah yang menjadi sumber rasa sakit dan pembusukan. Akhirnya, tim dokter itu memutuskan perlunya segera memotong (mengamputasi) salah satu kaki wanita ini dari bagian atas paha agar virusnya tidak menyebar.

Di dalam sebuah kamar operasi, wanita ini pasrah dan menyerahkan semua urusan kepada qadla dan takdir Allah semata sementara lisannya tiada putus-putusnya berdzikir kepada-Nya, dengan penuh ketulusan meminta perlindunganNya dan berserah diri.

Akhirnya, tim dokter berkumpul dan siap melakukan operasi amputasi yang tergolong berat. Pisau sudah ditancapkan di alat pemotongnya dan si wanita itu pun didekatkan. Daerah yang akan diamputasi pun sudah diukur sedemikian teliti. Dan di tengah rasa takut yang menghantui dan kengerian yang mencekam, aliran listerik pun dihidupkan. Lalu… baru saja alat pemotong bergerak, tiba-tiba terdengar suara patahnya pisau. Semua tercengang melihat kejadian yang baru pertama kali ini. Operasi pun terpaksa diulang lagi dengan meletakkan pisau baru namun kejadian serupa kembali terjadi, hingga terulang tiga kali. Kejadian yang aneh dalam sejarah ‘amputasi’ ini meninggalkan tanda tanya dan kebingungan dari wajah-wajah para dokter tersebut yang saling pandang satu sama lain. Kepala tim dokter pun mengajak rekan-rekannya berbincang sebentar di sisi pasien untuk berurun rembug. Kemudian mereka memutuskan untuk melakukan operasi bedah terhadap paha yang semula akan diamputasi. Tetapi belum lagi menyentuh sasaran, mereka kembali dibuat tercengang. Dengan mata kepada sendiri, mereka melihat tiba-tiba mendapati sebuah kapas yang membusuk dalam bentuk yang tidak indah dan kurang sedap baunya. Setelah melakukan pekerjaan ringan, tim dokter pun membersihkan daerah pembusukan itu dan mem-vakum-nya. Tak berapa lama, wanita itu berteriak keras. Dan, setelah itu rasa sakit yang ia alami hilang sama sekali dan tidak ia rasakan lagi keluhan apa-apa.

Setelah tersadar, wanita ahli ibadah itu menengok ke arah kakinya yang ternyata tidak diapa-apakan dan mendapati suaminya tengah berbincang dengan tim dokter yang masih saja tampak ketercengangan menghiasi wajah-wajah mereka. Mereka terus bertanya kepada sang suami apakah isterinya sebelum ini pernah melakukan operasi bedah pada pahanya.? Para dokter itu akhirnya tahu bahwa kedua pasangan suami isteri ini pernah mengalami kecelakaan jalan raya beberapa waktu lalu yang menyebabkan sang isteri mengalami luka parah di daerah di mana terjadi pembusukan itu. Maka, secara spontan, para dokter itu berkata serentak, “Sungguh ini merupakan inayah ilahi semata.”

Mengetahui kondisinya yang sudah pulih dan kabut bahaya tidak lagi mengancam dirinya, betapa gembiranya wanita yang shalihah itu. Ia semula membayangkan bakal berjalan dengan hanya sebuah kaki tetapi rupanya hal itu tidak terjadi. Ia pun tidak henti-hentinya mengucapkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah di mana ia merasakan betapa dekatnya Dia dengan dirinya dan betapa besar belas kasih dan rahmat-Nya.

(SUMBER: asy-Syifa’ Ba’da al-Maradl karya Ibrahim bin ‘Abdullah al-Hazimy, hal.27-29)

Adab Bergaul Dengan Lawan Jenis


Ketika seseorang beranjak dewasa, munculah benih di dalam jiwa untuk mencintai lawan jenisnya. Ini merupakan fitrah (insting) yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Allah Ta'ala berfirman yang artinya,"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan terhadap perkara yang diinginkannya berupa wanita - wanita, anak - anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang - binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik." (QS. Ali Imran : 14)

1. Adab Bergaul dengan Lawan Jenis
Islam adalah agama yang sempurna, di dalamnya diatur seluk - beluk kehidupan manusia, bagaimana pergaulan antara lawan jenis. Di antara adab bergaul antara lawan jenis sebagaimana yang telah diajarkan oleh agama kita adalah :

>Menundukkan pandangan terhadap lawan jenis
Allah berfirman yang artinya,"Katakanlah kepada laki - laki beriman. Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An Nur : 30). Allah juga berfirman yang artinya,"Dan katakanlah kepada wanita beriman : hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An Nur : 31)
>Tidak berdua - duaan
Rasulullah SAW bersabda,"Janganlah seorang laki - laki berdua - duaan (kholwat) dengan wanita kecuali bersama mahramnya." (HR. Bukhari & Muslim)
>Tidak Menyentuh Lawan Jenis
Di dalam sebuah hadits Aisya radhiyallahu 'anha berkata,"Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat (janji setia kepada pemimpin)." (HR. Bukhari). Hal ini dikarenakan menyentuh lawan jenis yang bukan mahramnya merupakan salah satu perkara yang diharamkan di dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda,"Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya"  (HR. Thabrani yang sanad hasan).
Jika memandang saja terlarang, tentu bersentuhan lebih terlarang karena godaannya tentu jauh lebih besar.

2. Salah Kaprah dalam Bercinta
Tatkala adab - adab bergaul antara lawan jenis mulai pudar, luapan cinta yang bergolak dalam hati manusia pun menjadi tidak terkontrol lagi. Akhirnya setan berhasil menjerat para remaja dalam ikatan maut yang dikenal dengan "pacaran". Allah telah mengharamkan berbagai aktivitas yang dapat mengantarkan ke dalam perzinaan. Sebagaimana Allah berfirman yang artinya,"Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk" (QS. Al Isra' : 32). Lalu pintu apakah yang paling lebar dan paling dekat dengan ruang perzinaan melebihi pintu pacaran?!!
Rasulullah SAW bersabda,"Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak Adam bagiannya dari zina, yang pasti akan mengenainya. Zina mata adalah dengan memandang, zina lisan adalah dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan dan berangan - angan, lalu farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya" (HR. Bukhari & Muslim)
Kalaulah kita ibaratkan zina adalah sebuah ruangan yang memiliki banyak pintu yang berlapis - lapis, maka orang yang berpacaran adalah orang yang telah memiliki semua kuncinya. Kapan saja ia bisa masuk. Bukankah saat berpacaran ia tidak lepas dari zina mata dengan bebas memandang? Bukankah dengan pacaran ia sering melembut - lembutkan suara di hadapan pacarnya? Bukankah orang yang berpacaran senantiasa memikirkan dan membayangkan keadaan pacarnya? Maka farjinya pun akan segera mengikutinya. Akhirnya penyesalan tinggallah penyesalan. Waktu tidaklah bisa dirayu untuk bisa kembali sehingga dirinya menjadi sosok yang masih suci dan belum ternodai. Setan pun bergembira atas keberhasilan usahanya.


3. Iblis, Sang Penyesat Ulung
Tentunya akan sulit bagi iblis dan bala tentaranya untuk menggellincirkan sebagian orang sampai terjatuh ke dalam jurang pacaran gaya cipika - cipiki atau yang semodel dengan itu. Akan tetapi yang perlu kita ingat, bahwasanya iblis telah bersumpah di hadapan Allah untuk menyesatkan semua manusia. Iblis berkata,"Demi kekuasaan - Mu, aku akan menyesatkan mereka semuanya" (QS. Shaad : 82)
Termasuk alat yang digunakan iblis untuk menyesatkan manusia adalah wanita. Rasulullah SAW bersabda,"Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah (ujian) yang lebih berbahaya bagi laki - laki daripada wanita" (HR. Bukhari & Muslim).
Kalaulah iblis tidak berhasil merusak agama seseorang dengan menjerumuskan mereka ke dalam gaya pacaran cipika - cipiki, mungkin cukuplah bagi iblis untuk bisa tertawa dengan membuat mereka berpacaran lewat telepon, SMS atau yang lainnya. Yang cukup menyedihkan terkadang gaya pacaran seperti ini dibungkus dengan agama, seperti dengan pura - pura bertanya tentang masalah agama kepada lawan jenisnya, missed called atau SMS pacarnya untuk bangun sholat tahajud, dan lain - lain.
Ringkasnya, SMS-an dengan lawan jenis, bukan saudara dan bukan karena kebutuhan yang mendesak adalah haram dengan beberapa alasan :
a) ini adalah semi berdua - duaan, 
b) buang - buang pulsa, 
c) ini adalah jalan menuju perkara yang haram.




Mudah - mudahan Allah memudahkan kita semua untuk menjalankan perintah - Nya serta menjauhi larangan - Nya

Wanita Untuk Dilindungi




Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasannya. Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya. 
Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup laki-laki yang akan menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya. 
Tetapi mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk di bawah kaki wanita. Mengemis cintanya, berharap kasih sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan kehormatan dan harga dirinya. 
Wanita dipuja bagai dewa, disanjung bagai Dewi Shinta, yang banyak menyebabkan laki-laki buta mata, buta telingga, bahkan buta mata hatinya. Namun ada juga yang menganggap rendah wanita. Wanita dinista, dihina. Kesuciannya dijadikan objek yang tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi bagaikan kuda. Kelembutannya dijadikan transaksi murahan yang tak seimbang valuenya. 
Wanita dijadikan sekedar pemuas nafsu belaka, bila habis madunya, dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau dianggap sandal jepit yang tak berguna. 
Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita melihat mereka menjajakan diri di gelapnya malam yang mencekam. Relakah kita melihat mereka membanting tulang mengumpulkan ringgit atau real dengan mayat terbujur kaku sebagai resikonya? 
Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita membiarkannya seperti seonggok jasad hidup yang tidak memiliki nilai guna? 
Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita membiarkannya beringas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh, dunggu, hanya karena ketidakmampuan ayah memberi nafkah, karena ketidakmampuan kita medidik dan mencintainya, karena ketidakmampuan kita melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya untuk dicintainnya. 
Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya. 
Ia bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua kumbang bisa menghisap madunya. Lemah lembutlah dalam memperlakukannya, karena kalau tidak, ia bisa seganas srigala. 


Diposkan oleh Blog saya yang lain (Dian Elmandani) 

Senin, 23 April 2012

Kepergianmu


Rindu…
Keluh…
Gelisah…
Semua itu akan terasa saat kau tak ada
Kenangan hanya tinggal kenangan
Hanya dapat dikenang oleh diri ini
Kepergianmu menjadi perpisahan raga
Dan mungkinkah juga jiwa ?
Kau disana akan menemukan yang lebih baik
Dan aku akan melupakanmu
Suka duka yang kita lakukan bersama
Kini hanya menjadi cerita
Cerita yang tersimpan dalam kotak berdebu
Sesekali aku membuka dan menutup kembali
Saat kau ulurkan tanganmu menyambut mentari bersama
Seolah bukan hal yang terindah lagi bagimu
Kebahagiaanmu bersamanya mengalahkan kebahagiaanmu bersamaku
Ruang kecil yang menjadi saksi bisu
Kini musnah sudah
Tak ada lagi kata-kata yang terukir indah darimu
Lambaian tanganmu seolah menjadi sebuah akhir cerita ini !

Kamis, 05 April 2012

Binngung


Entah apa yang sebenarnya aku rasakan, sedih ataukah senang aku bingung untuk membedakannya. Kepergian dirinya ke negeri orang yang membuatku sedih, dan tanpa dirinya aku berharap lebih mudah melupakannya yang membuatku senang. Namun apalah hampir setiap malam aku merasakan bingung yang tak pasti didetik-detik kepergiannya. Yaaaa negeri seberang memang tak jauh namun entahlah perasaan ini sulit untuk melepasnya. Cuma bisa melepasnya dengan doa untuknya.
Selamat jalan Mr. Simple, maaf  Dian tidak bisa menghantar nanti jangan lupakan Dian yang ada disini sering-sering pulang dan datang ke tempat awal kita berjumpa, disini Dian menunggu. Semoga kesuksesan bisa kamu capai, terus berusaha yaaaa :)

Untukmu Mr. Simple